Showing posts with label Bandara Kuala Namu. Show all posts
Showing posts with label Bandara Kuala Namu. Show all posts

Saturday, August 9, 2014

Contact Center

Contact Center Angkasa pura IIArrivalDeparturesTransit Information

Contact Personal
081260592171

Mushola Bandara keberangkatan lantai 2, Peer, dan Terminal Kedatangan Lt. 1

MushollaMusholla

Terletak di terminal keberangkatan lantai 2, Peer, dan Terminal Kedatangan Lt. 1
Lokasi : Terminal Keberangkatan, Terminal Kedatangan dan Lt Peer

Baggage Claim Kontak telepon



Baggage Claim Domestic Citilink

Baggage Claim

Lokasi : Terminal Kedatangan Domestic Lt. 1
Telepon : 061 - 88880577 

Baggage Claim Domestic Garuda Indonesia AirlinesBaggage Claim

Lokasi : Terminal Kedatangan Domestic Lt. 1
Telepon : 061 - 88880503

Baggage Claim International Garuda IndonesiaBaggage Claim

Lokasi : Terminal Kedatangan Internasional Lt. 1
Telepon : 061 - 88880502

Surya Snack & Drink Shop Murah meriah di Bandara KNO



Jika Anda di bandara kuala namu tempat yang paling murah meriah adalah Sury Snack yang di rekomendasi kan Kuala Namu.Com. Anda dengan mudah mengakses lokasi ini di lantai satu Bandara. dan lebih nyaman dan anda tak perlu khawatir dengan kenyamanannya.

Monday, February 24, 2014

Asap menuju Bandara Kualanamu


foto Kuala Namu.com

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandara Kualanamu, Sumatera Utara, menyebutkan, banyaknya tebaran titik panas atau hotspot telah mengganggu keamanan bagi penerbangan yang melalui bandar udara di wilayah setempat.

"Di daerah ini terdata mencapai 85 hotspot. Hal ini memengaruhi jarak pandang menyusut bisa sampai 200 meter hingga 2.000 meter. Karena itu kami mengelurkan 'warning' karena dengan jarak pandang di bawah 5.000 meter tidak aman lagi untuk penerbangan," kata Kepala Seksi Informasi dan Data BMKG Bandara Kualanamu, Mega Sirait di Medan, Senin.

Dia menjelaskan, hasil pantauan Satelit Terra dan Aqua menunjukkan sejak dua hari terakhir kemunculan titik panas cukup meningkat signifikan atau sudah mencapai 85 titik. Dari 85 titik itu, satu hotspot berada di kawasan Kota Medan.

"Angin yang bertiup stabil atau tidak kencang membuat kabut asap di wilayah Medan dan sekitarnya menjadi lebih lama hilang," katanya.

Mega menyebutkan hotspot di Sumut tidak semua terjadi karena kebakaran hutan atau lahan, tetapi juga muncul dari terjadinya suhu panas. "Memang beberapa hari ada hujan, tetapi cuaca panas masih terjadi," katanya.

Ketua Dewan Minyak Sawit Indonesia (DMSI) Derom Bangun, sudah minta kepada semua perusahaan perkebunan sawit yang tergabung dalam DMSI untuk menjaga dan menangani kebakaran lahan.

"Bukan hanya untuk kepentingan banyak pihak termasuk isu negatif sawit, tetapi juga menekan kerugian perusahaan,"katanya.

Wednesday, November 6, 2013

Manajemen Transportasi Bandara Kuala Namu di benahi



Manajemen Bandar Udara Kualanamu sangat kursial tentunya akan menertibkan salah satunya adalah keberadaan taksi "gelap" dan menyiapkan sejumlah infrastruktur pendukung bagi sopir taksi yang memiliki izin resmi.

Demikianlah rencana itu disampaikan petugas penghubung Bandara Kualanamu HM Wasfan Wahyu Widodo usai berdialog dengan sejumlah sopir taksi yang melakukan aksi protes di Bandara Kualanamu, Selasa.

Seperti halnya  Wasfan, menguraikan pihaknya mendapatkan keluhan jika keberadaan taksi gelap tersebut menyebabkan menurunnya pendapatan perusahaan transportasi yang memiliki izin beroperasi di Bandara Kualanamu.

Oleh karena itui pihaknya telah menetapkan pembatas sebagai antisipasi awal, tetapi taksi gelap tersebut masih bebas berkeliaran di area kedatangan Bandara Kualanamu.

Pengkondisian itu menyebabkan pengelola taksi yang mendapatkan izin resmi untuk beroperasi berencana melakukan razia terhadap kendaraan yang tidak resmi tersebut.

Walau bagaimanapun rencana tersebut dapat diantisipasi GM Bandara Kualanamu Said Ridwan sambil melakukan dialog untuk menampung aspirasi pengelola taksi itu.

Hal-hal diluar penertiban taksi gelap, pertemuan itu merekomendasikan penyiapan sejumlah infrastruktur pendukung operasional perusahaan transportasi yang beroperasi di Bandara Kualanamu.

Said Ridwan menguraikan dengan  mencontohkan penyiapan counter sementara yang akan dibuat di terminal kedatangan yang berdekatan bagi informasi Bandara Kualanamu.

Counter tersebut juga akan disiapkan di bagian kiri dan kanan terminal kedatangan di bagian luar untuk memudahkan mengakses penumpang yang mencari taksi.

Hal lain yang di antisipasi lebih jauh adalah, pengelola Bandara Kualanamu juga akan membangun "buffer" atau tempat beristirahat, mushalla, dan toilet bagi supir taksi sebagai tempat yang representatif fasilitas bagi mereka.

Aksi-aksi protes yang dilakukan supir taksi, Wasfan menyebutkan kegiatan tersebut masih berlangsung dengan wajar dan tidak mengganggu aktivitas taksi di Bandara Kualanamu di Sumatera Utara.
Antara news

Thursday, July 25, 2013

Polonia Expaid bagi Penerbangan Komersil

                   Sebuah pesawat komersial bersiap melakukan take off di Bandara Polonia, Medan,Sumut 
      Bandara  Polonia yang sudah berusia lebih dari 70 tahun ini berhenti beroperasi pada 25 Juli 2013. ANTARA


Kualanamu.com Sejarah Peninggalan Zaman kompeni bandara Polonia tinggal kenangan  bagi penerbananan komersil di Sumut. Bandara yang pernah di Bom Jepang saat itu pada tahun 1940 adalah sesungguhnya  berawal dari kisah klasik 1872 yang di intlektuali oleh seorang berbangsa Polandia
Nama Polonia berasal dari nama negara asal para pembangunnya, Polandia (Polonia merupakan nama "Polandia" dalam Bahasa Latin). Sebelum menjadi bandar udara, kawasan tersebut merupakan lahan perkebunan milik orang Polandia bernama Michalski. Tahun 1872 dia mendapat konsesi dari Pemerintah Belanda untuk membuka perkebunan tembakau di Pesisir Timur Sumatera tepatnya daerah Medan. Kemudian dia menamakan daerah itu dengan nama Polonia, yang saat itu belum merdeka.

                        
                                

Akibat letaknya yang sangat dekat dengan pusat kota – sekitar 2 km – bandara ini menyebabkan bangunan-bangunan di Medan dibatasi jumlah tingkatnya. Dampak dari peraturan ini adalah sedikitnya jumlah bangunan tinggi di Medan. Selain itu, bandara ini juga diperkirakan sudah atau hampir melebihi kapasitasnya. Sejak pemberian izin penerbangan diringankan di Indonesia pada tahun 2000-an, jumlah penerbangan yang melayani Polonia meningkat tajam.
Bandara Polonia tidak mempunyai garbaratasehingga para penumpang harus berjalan melaluitarmac untuk mencapai pesawat.
Menurut rencana, bandara ini dalam beberapa tahun ke depan akan dipindahkan ke Kuala Namu, di Kabupaten Deli Serdang. Pada 29 Juni 2006, wakil presiden Indonesia, Jusuf Kalla, meresmikan pembangunan Bandara Kuala Namu. Setelah Kuala Namu mulai beroperasi, Polonia direncanakan akan dialihkan fungsinya menjadi sebuah central business district (CBD) serta 40% lahannya diperuntukkan bagi sebuah kebun raya.[9]

Bandara KNIA Rp 5,8 T

English: Garuda Indonesia Boeing 747-400 PK-GS...
English: Garuda Indonesia Boeing 747-400 PK-GSH spotted during take off in Soekarno-Hatta International Airport, Jakarta. (Photo credit: Wikipedia)

Pembangunan Bandara Kualanamu menghabiskan dana Rp 5,8 triliun, dengan luas fisik bandara 1.365 hektare dan luas terminal 118.930 meter persegi. Kapasitas penumpang mencapai 8 juta orang, atau hampir 10 kali lipat dari jumlah penumpang maksimal Polonia. Pada pengembangan lanjutan yang telah diprogramkan, kata Tri, Kualanamu didesain mencapai kapasitas maksimal untuk melayani hingga 22,1 juta pergerakan penumpang per tahun.

Tri Sunoko berharap seluruh pihak yang berkaitan langsung dengan kegiatan pelayanan di Bandara Kualanamu ikut mensosialisasikan pengalihan ini. Dengan begitu, pengguna jasa bandara dapat segera beradaptasi terhadap kondisi, sistem dan pola pelayanan, fasilitas, hingga masalah jarak dan waktu tempuh ke bandara. Ia khawatir adanya sejumlah fasilitas baru dan pola pelayanan yang berbeda akan berdampak terhadap kelancaran dan kenyamanan pengguna jasa.

Fasilitas bagasi otomatis ini merupakan yang pertama di Indonesia. Selain memiliki tingkat pendeteksi keamanan tertinggi (level 5), teknologi ini memungkinkan penumpang untuk melakukan pendaftaran bagasi di counter mana pun tanpa takut barangnya tertukar pesawat atau jadwal penerbangan.

Untuk mencapai Kualanamu yang berjarak sekitar 39 kilometer dari pusat Kota Medan, para penumpang memiliki banyak pilihan moda transportasi. Mulai dari kendaraan pribadi, taksi, bus, hingga kereta api dari stasiun besar Medan. Fasilitas kereta api ini merupakan yang pertama di Indonesia. Bandara terbesar kedua setelah Bandara Soekarno-Hatta ini akan menjadi hub penerbangan internasional untuk kawasan regional Asia.

Kualanamu juga dilengkapi fasilitas modern lain yang sebelumnya tidak ada di Polonia. Antara lain delapan garbarata (avio bridge) yang akan menghubungkan penumpang langsung dari area keberangkatan di dalam terminal menuju kabin pesawat.

Ruang tunggu (boarding lounge) yang luas dan memisahkan antara penumpang penerbangan domestik dan internasional juga menjadi hal baru yang akan dirasakan pengguna jasa. Kualanamu juga memiliki area komersial luas di tiga lantai yang ada.

Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 181 merupakan pesawat pertama yang terbang dari Kualanamu. Pesawat tujuan Jakarta ini terbang pada pukul 05.15 WIB.

Enhanced by Zemanta

Angkutan Bandara Damri ke Kualanamu.


Menteri BUMN Dahlan Iskan berjanji akan menyediakan angkutan bandara Damri dari Kota Medan ke Bandara Kualanamu, Deli Serdang, pulang pergi untuk mempermudah akses masyarakat menuju.

"Tarif angkutan Damri itu dipatok murah, sehingga tidak terlalu memberatkan calon penumpang pesawat yang menuju bandara," kata Dahlan, usai berbuka puasa dengan anak yatim di Jakarta Convention Center, Kamis.

Menurut Dahlan, titik pemberangkatan Damri akan ditempatkan di dua lokasi yaitu di Terminal Amplas, dan eks bandara Polonia.

Tarif bis Damri dari Amplas menuju Kualanamu akan dikenakan sebesar Rp10.000 per penumpang, sedangkan dari Polonia dikenakan Rp15.000 per penumpang.

Dahlan optimistis angkutan yang disediakan Damri yang juga merupakan BUMN Transportasi ini akan menjadi favorit masyarakat, pasalnya tarif angkutan yang ada cenderung mahal.

Ia membandingkan naik taksi dari Polonia ke Bandara Kualanamu berkisar Rp130.000, naik bis angkutan umum dari berbagai lokasi bervariasi antara Rp10.000-Rp30.000 per penumpang.

Sedangkan tarif kereta api dari Stasiun Besar Medan yang terintegrasi ke Bandara Kualanamu saat ini dipatok Rp80.000 per penumpang.

"Naik angkutan umum dari Medan rata-rata menempuh waktu sekitar 1 jam, jika tidak dalam kondisi macet," ujarnya.

Dengan begitu, Dahlan mengaku optimistis angkutan bandara Damri akan menjadi moda transportasi yang ditunggu-tunggu masyarakat di wilayah itu.

Meski begitu mantan Direktur Utama PLN ini tidak merinci lebih lanjut kapan pengadaan bus Damri tersebut akan teralisasi.

"Tunggu saja. Yang penting kita sudah memiliki niat untuk merealisasikannya. Tinggal bergerak saja, karena memang bus Damri sangat dibutuhkan publik," tegasnya.(ant/hrb)

Thursday, July 18, 2013

Asita SUMUT dan Pihak Terkait Dukung Sesuai Jadwal KNIA Beroprasi

English: The skyline of Medan, Indonesia
English: The skyline of Medan, Indonesia (Photo credit: Wikipedia)

Ketua Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) Sumatera Utara, Solahuddin Nasution menilai langkah PT Angkasa Pura II mengoperasikan Bandara Kualanamu sesuai rencana pada 25 Juli 2013 perlu mendapat dukungan penuh dari semua kalangan.

"Asita mendukung tidak adanya penundaan lagi terhadap operasional Kualanamu seperti banyak yang diusulkan," katanya di Medan, Kamis (18/7/2013).

Menurut Solahuddin, kalau ditunda lagi antara lain dengan alasan kesiapan jalan arteri dan tol yang belum memadai, maka bisa menunggu beberapa tahun lagi.

"Bayangkan, rencana pembangunan Kualanamu itu sendiri saja baru terwujud setelah 19 tahun. Jadi bayangkan saja ibarat pindah rumah di mana masih tetap saja perbaikan sana-sini," katanya.

Sebagai otoritas bandara, lanjut Solahuddin, PT Angkasa Pura II tentunya sudah mempertimbangkan secara matang untuk memastikan bahwa operasional Bandara Kualanamu sudah bisa dimulai 25 Juli 2013.

Dia memaparkan, PT Angkasa Pura II tentunya sudah mempertimbangkan semua unsur termasuk soal keselamatan terbang dan mendarat di bandara berskala internasional tersebut.

"Tidak ada yang perlu diragukan lagi untuk operasional tepat waktu, apalagi rencana itu sudah diumumkan ke dunia internaisonal dan maskapai sudah siap. Kualanamu juga suatu kebanggaan bagi masyarakat," katanya.

Soal kemungkinan terjadi kekacauan pada arus mudik dan balik pada Lebaran ini di Kualamu harusnya bisa dipahami. "Harus bisa memahami kekurangan karena Menteri BUMN Dahlan Iskan saja yang awalnya meminta penundaan operasional setelah Lebaran akhirnya sudah memahami dan mendukung pengoperasian Kualanamu sesuai rencana," katanya.

Dirut PT Angkasa Pura II Tri Sunoko pekan lalu mengatakan dalam pembangunan tahap pertama tersebut, pihaknya telah menyiapkan berbagai infrastruktur di Bandara Kualanamu yang mampu menampung penumpang sekitar delapan juta orang per tahun.
          
Sumber : Antara

                                   

Editor : I Made Asdhiana
Enhanced by Zemanta

Tak Akan Diundur 25 Juli KNIA Beroprasi

filedesc Pesawat di Bandara Internasional HK J...

Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menyatakan bahwa Bandara Internasional Kualanamu, Medan tetap akan mulai beroperasi pada 25 Juli mendatang. Meskipun masih ada kekurangan, contohnya pembangunan jalan menuju bandara hal itu tidak membuat operasional Kualanamu menjadi mundur.

Tetapi, ketika ditanya soal pembangunan jalan menuju bandara, Wakil Menteri Pekerjaan Umum Hermanto Darda mengatakan bahwa jalanan menuju bandara saat ini sudah memadai dan bisa digunakan.
Dahlan Iskan juga mengatakan bahwa pemakaian Bandara Kualanamu saat ini telah diumumkan secara internasional sehingga pengunduran waktu operasional tidak bisa dilakukan.
.”Ada pikiran kenapa enggak ditunda habis lebaran, kalau ditunda setelah lebaran tidak mungkin karena sudah dilaporkan ke internasional sejak 56 hari lalu dan setelah tanggal tanggal bandara Polonia sudah dihapus dari daftar internasional,” ucap Dahlan.
Dahlan mengakui bahwa perpindahan bandara tidaklah mudah karena banyaknya peralatan yang harus dipindahkan. Karena itu, dia meminta kepada calon penumpang agar datang lebih awal ke bandara dari waktu keberangkatan.Tolong waktunya dilonggarkan sedikit siapa tahu ada perlu penyesuaian di sana,” ucap Dahlan.
Operasional Bandara Internasional Kualanamu dilaksanakan pada 25 Juli 2013. Di hari yang sama pula operasional Bandara Polonia akan dihentikan. Bandara Polonia dinilai sudah tidak memadai karena bandara ini sudah sangat padat dikepung perumahan dan perkantoran yang dinilai sangat membahayakan keselamatan dan keamanan penerbangan.MOBERITA.COM 
Enhanced by Zemanta

Siap 80% Jalan KNIA Kuala Namu

Siluet Menara Bandara Ngurah Rai
Siluet Menara Bandara Ngurah Rai (Photo credit: Yudha P Sunandar)
Tiga jalan arteri akses ke Bandar Udara Internasional (Bandara) Kualanamu, Sumatera Utara, sudah siap 80 persen. 

”Sejauh ini ketiga jalan arteri akses ke Bandara sudah terselesaikan 80 persen. Untuk ketiga jalan arteri ditargetkan selesai pada tahun 2013 ini namun pada saat bandara beroperasi jalan akses ini sudah fungsional," kata Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum, Djoko Murjanto, di Jakarta, Kamis.

Pada saat ini, tambahnya, jalan akses yang paling siap untuk dioperasikan adalah ruas Simpang Kayu Besar–-Tanjung Morawa–-Kualanamu. Ruas tersebut keseluruhan permukaan jalan sudah beraspal, walaupun di beberapa titik masih terjadi penyempitan karena masalah pembebasan lahan.

"Kendala yang dihadapi dalam proses pembangunan jalan ini adalah faktor penyediaan lahan," kata Djoko.

Sementara di tempat terpisah, Kasubdit Pengadaan Tanah Ditjen Bina Marga, Herry Marzuki menjelaskan, target pembebasan lahan tahun 2012 lalu sebanyak 60 persen yang terealisasi hanya 59,14 persen saja. Untuk tahun ini targetnya 80 persen.

Bandara Internasional Kualanamu merupakan Bandara terintegrasi karena akan memiliki prasarana transportasi multi moda berupa jalan non tol, jalan tol dan rel kereta api. Demikian diberitakan situs Kementerian Pekerjaan Umum (www.pu.go.id).

Untuk pembangunan jalan akses non tol pembebasan lahan menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. 

Sedangkan pembebasan lahan untuk jalan tol dibiayai melalui APBN.

Sementara pembangunan jalan tol Medan--Kualanamu sejauh 17,8 km, saat ini baru masuk tahap awal. Progres fisik sudah mencapai 1,59 persen dari rencana 3,08 persen. Jalan tol ini diperkirakan akan selesai pada tahun 2015.

Jalan tol itu nantinya akan dilanjutkan hingga Tebing Tinggi yang panjang seluruhnya mencapai 72 km. Keseluruhan pembiayaan jalan tol itu diambil dari APBN.

Bandara ini rencananya akan secara resmi dioperasikan pada September 2013 nanti. Bandara Kualanamu akan menggantikan Bandara Polonia yang nantinya tidak beroperasi.
 

Friday, July 12, 2013

Extra Biaya Bila Anda Ke Bandara Kuala Namu

Berapakah biaya ketika kita hendak menuju bandara bergengsi di Wilayah Sumatera yang sebentar lagi akan launcing. Anda tentunya bersiap merogoh kocek yang cukup lumayan besar dibanding ketika anda menuju bandara polonia yang aksesnya didalam kota medan. Nah bila anda mengunakan moda transportasi diberangkatkan dari Medan menuju bandara Kuala Namu International Airport (KNIA) dalam simulasi yang lalu, termasuk taksi. Untuk argo taksi, tarifnya berkisar Rp 130 ribu sekali jalan.

Selain taksi, Bandara Kuala Namu juga bisa diakses memakai kereta bandara. Harga tiketnya belum ditetapkan, namun ada di kisaran Rp 80.000 sekali jalan. Belum fix karena BBM  kita udah kudu naik.   Dalam simulasi yang dilakukan hari ini, Sabtu (6/7/2013), ada empat moda transportasi yang diujicoba menuju Bandara Kuala Namu yang berada di Kabupaten Deli Serdang. Mulai dari kereta api, bus, mobil pribadi dan taksi. Taksi Bluebird yang merupakan taksi bandara, menyertakan 7 taksinya dalam simulasi ini. Taksi-taksi itu berangkat dari berbagai lokasi di Medan, antara lain Hotel Grand Aston City Hall, Grand Angkasa dan dari Bandara Polonia, bandara yang akan digantikan Kuala Namu.   Rata-rata argo taksi itu berakhir di angka Rp 130 ribu ketika taksi tiba di zona drop off bandara, tempat menurunkan penumpang. Dari Hotel Grand Angkasa di Jalan Sutomo, Medan, taksi yang berangkat sekitar pukul 08.00 WIB, menempuh waktu sekitar 51 menit menuju Kuala Namu. Argo menunjukkan angka Rp 130.900, di luar biaya tol Rp 3.000. Taksi ini masuk melalui jalur tol Tanjung Selamat dan keluar di gerbang Tanjung Morawa. 

Sementara taksi yang berangkat dari Bandara Polonia, membutuhkan waktu 1 jam 1 menit tiba di Kuala Namu dengan argo Rp 129.200. Taksi melalui jalur Jalan Mongonsidi, seterusnya masuk ke Jalan Sisingamangaraja dan masuk tol gerbang Amplas dan keluar di Tanjung Morawa. “Total jarak tempuh dari Polonia hingga drop off penumpang di Kuala Namu sekitar 35,4 kilometer,” kata Febri S, pengemudi taksi yang berangkat dari Bandara Polonia. Satu taksi lagi, yang juga berangkat dari Polonia namun melalui jalur Avros, kemudian lewat Jalan AH Nasution dan seterusnya masuk ke Jalan Sisingamangaraja tanpa lewat tol. Melalui jalur ini tarifnya Rp 132.000.   

Sementara saat ujicoba jalur Kuala Namu–Medan yang berangkat pukul 12.47 WIB, taksi menempuh waktu 1 jam 3 menit sampai Bandara Polonia, tanpa masuk jalur tol. Argo taksi menunjukkan angka Rp 126.750. Saat ini masih belum ada jalur tol dari Medan ke Bandara Kuala Namu. Rute yang bisa ditempuh, melalui pintu tol maupun tidak, menuju Simpang Kayu Besar, Kecamatan Tanjung Morawa, Deli Serdang. Dari sana, tinggal menempuh jarak sekitar 18 kilometer jalan yang kadang menyempit dan belum rapi hingga ke bandara.   Jalan utama itu memang masih bermasalah karena pembebasan lahan terkendala. Selain rambu yang tidak jelas, lampu jalan juga belum dipasang sekitar 3 kilometer terakhir sebelum mendapatkan bandara. Jadi malam hari, jalanan masih gelap gulita, padahal 25 Juli rencananya Bandara Kuala Namu akan beroperasi penuh. 

Wajar kiranya bandara baru faslilitas yahud dan biaya juga extra ordinary demikian yang dapat dihimpun dari ngoceh.com. Pastinya tentu Medan bakalan berubah dari murah meriah menjadi extra mahal, Seiring naiknya BBM menjadi mafhum dan wajar. 
Enhanced by Zemanta

Simulasi Bandara Kuala Namu 1.700 person

Pantas dan  patut berbangga,bila kini SUMUT punya ikon baru. Yakni Bandara Kualanamu, yang merupakan bandara tercanggih di tanah air. Bandara dengan luas 1.365 hektare itu akan beroperasi 25 Juli mendatang. Bandara Kualanamu juga merupakan satu-satunya bandara di Indonesia yang memiliki akses kereta api.

Pengoperasian Bandara Kualanamu yang berlokasi di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, akan menggantikan Bandara Polonia yang saat ini sudah tak layak. Bayangkan, Bandara Polonia yang luasnya hanya 144 hektare itu dulu  dirancang untuk kapasitas 900 ribu penumpang per tahun. Tapi data 2012, bandara internasional yang berada di Kota Medan itu terpaksa menampung 7,9 juta penumpang.

Dampaknya, Bandara Polonia overload dan sudah tak nyaman lagi bagi penumpang. Karena itu, PT Angkasa Pura (AP) II yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan Bandara Polonia memindahkan operasional bandara itu ke Bandara Kualanamu yang berlokasi sekitar 35 kilometer dari Kota Medan.

Bandara Kualanamu yang berada di Kabupaten Deli Serdang dipersiapkan untuk 8-9 juta penumpang per tahun pada pembangunan tahap pertama dan 22,18 juta penumpang pada tahap kedua serta 22,18 juta penumpang per tahun pada pengembangan selanjutnya.

Bandara Polonia saat ini hanya menampung 11 pesawat, sedangkan Bandara Kualanamu akan mampu menampung 21 pesawat yang terdiri dari 11 pesawat Boeing 747-400, tujuh pesawat Boeing 737 dan tiga pesawat Airbus A300.

Guna menunjang kesiapan full operation Bandara Kualanamu, Sabtu (6/7) lalu, digelar soft operation yang diikuti 1.700 warga Kota Medan. Acara itu mengerahkan satu rangkaian kereta api sekaligus ujicoba Airport Railink Services atau kereta api bandara. Pengoperasian kereta api bandara itu dilakukan PT Railink, yang merupakan perusahaan patungan PT AP II dan PT KAI. 
Juga mengerahkan 10 bus, 26 taksi, 40 sepeda motor.

Soft operation ini kami gelar untuk percobaan sistem yang ada di Bandara Kualanamu. Karena semua sistem operasional yang ada semuanya baru. Bukan hanya gedungnya. Kami juga menggelar simulasi ini untuk mencari kekurangan guna menghadapi full operation pada 25 Juli nanti,” terang Kristanto, Kepala Bagian Hubungan Masyarakat PT AP II 
Belasan pekerja nampak mengebut pekerjaan baik di dalam dan di luar terminal. Simulasi operasional Bandara Kualanamu juga melibatkan kepabeanan, petugas keamanan bandara (Aviaton Service) dan sistem pemeriksaan bagasi yang dilakukan oleh Bea da Cukai setempat.

”Saat ini Bandara Kualanamu sudah 98 persen menyambut soft operation pada 25 Juli nanti,” terang Direktur Pengembangan Kebandarudaraan dan Teknologi, PT AP II, Salahudin Raffi  yang mengikuti soft operation Bandara Kualanami, Sabtu (6/7).

Dia juga mengatakan, sistem yang digunakan di Bandara Kualanamu merupakan sistem tercanggih yang pertama digunakan di tanah air. Yakni menggunakan HBS atau handling baggage system. Dengan sistem ini setiap bagasi barang penumpang akan disortir secara otomatis menggunakan barcode yang ditempelkan di bagasi tersebut.

”Jadi bukan hanya bangunan Bandara Kualanamu yang megah ini saja yang baru. Sistem yang digunakan semuanya juga baru dan canggih. Sistem ini pertama diterapkan di Bandara Kualanamu. Bandara Soekarno-Hatta saja belum menggunakan,” ungkapnya juga.

Dengan penerapan sistem HBS ini, menjadikan Bandara Kualanamu menjadi bandara tercanggih di Indonesia. Sistem HBS sudah digunakan di bandara-bandara internasional di luar negara baik di Asia, Eropa dan Amerika.

”Sistem ini juga menunjang semua keamanan di Bandara Kualanamu ini. Seperti mesin x-ray yang digunakan juga baru,” paparnya lagi. Salahudin Raffi juga mengatakan pembenahan akan terus dilakukan di Bandara Kualanamu. ”Pokoknya kami yakin full operation Bandara Kualanamu akan bisa dilakukan 25 Juli nanti,” cetusnya.

Bagaimana dengan akses jalan? Akses jalan ke Bandara
Kualanamu bisa dilakukan dengan dua cara. Menggunakan kereta api atau jalur darat menggunakan bus Damri, taksi atau mobil pribadi. Saat ini meski pengerjaan tol terus dilakukan tapi beberapa titik lokasi jalan belum sepenuhnya dibebaskan.

Meski akses jalan ke Kualanamu bisa dilalui dari Kota Medan dan sekitarnya tapi akses jalan masih ada yang menyempit lantaran terkendala pembebasan lahan milik warga yang belum dilakukan pemerintah daerah setempat. Biaya taksi sekali jalan dari Kota Medan ke Bandara Kualanamu dengan jarak 35 kilometer sekitar Rp 125 ribu.

Akses tercepat ke Bandara Kualanmu dari Kota Medan lebih nyaman dilakukan dengan kereta api. Guna menunjang pengoperasian Bandara Kualanamu, PT AP II membuat akses kereta api yang diberi nama Airport Railink Services.

Dari City Railink Station Medan warga hanya mengeluarkan kocek Rp 80 ribu untuk sekali jalan ke Airport Railink Station Kualanamu. Nantinya kereta yang akan digunakan untuk transportasi ke Bandara Kualanamu akan menggunaka kereta Woojin yang saat ini tengah dipesan dari Korea Selatan.

”Untuk operasional kereta dari Kota Medan ke Bandara Kualanamu akan kami lakukan 34 sit atau 17 kali keberangkatan dari Kota Medan ke Kualanamu dan sebaliknya. Kami sudah mempersiapkan 4 kereta jenis Woojin dan dua kereta INKA,” terang Generam Manajer ARS Medan, Bodhaswara.

Dia juga mengatakan, nantinya sekali angkut kereta Woojin mencapai 170 orang. Kereta itu juga dilengkapi bagasi dan fasilitas lainnya. ”Semua penumpang kereta ke Bandara Kualanamu nantinya duduk. Tidak ada yang berdiri,” ujarnya lagi.

Dengan pengoperasian Bandara Kualanamu maka otomatis semua aktivitas penerbangan di Bandara Polonia akan ditiadakan. Setelah full operation, peresmian Bandara Kualanamu akan dilakukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 9 September mendatang setelah Idul Fitri
Indo Pos