Selasa, 30 Juni 2015

Hercules C-130 jatuh di Medan


Pesawat angkut milik TNI Angkatan Udara Hercules C-130 yang jatuh di Medan hari Selasa (30/06) di daerah permukiman membawa 113 orang, kesemuanya dikhawatirkan meninggal dunia.

"Tidak ada korban selamat, saya baru saja dari lokasi kejadian," kata Kepala Staf TNI AU, Marsekal Agus Supriatna, kepada kantor berita AFP.

Ia menambahkan 49 jenazah telah dibawa dari lokasi jatuhnya pesawat ke rumah sakit.

Pesawat angkut bermesin empat ini mengangkut lebih dari 100 orang kata juru bicara TNI AU.
"Menurut data kami, ada 113 orang di dalam pesawat, termasuk 12 awak," kata juru bicara TNI AU, Marsekal Pertama Dwi Badarmanto, kepada kantor berita Reuters.

Sabtu, 07 Februari 2015

Pramugari Muslim Kini Wajibkah Berjilbab ?

 Ada beberapa maskapai internasional yang akhirnya mengijinkan pramugarinya yang muslim untuk berjilbab, kesemua rute penerbangan.


 Egypt Air salah satunya  Maskapai akhirnya memutuskan untuk membolehkan pramugarinya menggunakan uniform berjilbab setelah  di demo oleh pramugari-pramugarinya.
Lantas Apakah hanya Musim Haji saja para pramugari memakai Jilbabnya
Semoga saja akan terwujud suatu kebijakan yang membolehkan muslimah memakai pakaian berjilbab dan pihak maskaipai penerbangan tidak melarangnya.

LION AIR 2015

Garuda Indonesia 2015

Kualanamu Bandara Terbaik Indonesia 2015


Indonesia sebagai salah satu tujuan wisata Dunia juga memiliki Bandar Udara Internasional yang juga berfungsi sebagai landmark di daerah masing - masing. Berikut ini adalah 5 bandara Internasional terbaik 2015 . 

1. Bandara Kualanamu, Sumatera Utara
Bandara Internasional yang baru diresmikan pada awal tahun ini terletak di Deli Serdang, 39 Km dari kota Medan ini merupakan bandara terbesar kedua di Indonesia setelah Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Bandara Kualanamu ini dibangun untuk menggantikan Bandara Polonia yang telah berumur lebih dari 85 tahun.

Jika banyak Bandara lain menggunakan nama-nama pahlawan sebagai nama bandara di Indonesia, Bandara Kualanamu diambil dari bahasa dua etnis asli penduduk daerah. Kuala dalam bahasa Melayu berarti muara sungai atau pertemuan sungai dengan laut, sedangkan Namu dalam bahasa Karo berarti lubuk. Apakah Kualanamu juga untuk mengimbangi Kuala Lumpur diseberang sana?

Bandara ini merupakan satu- satunya bandara yang meiliki akses kereta api langsung ke Bandara, Keren ! Bandara ini menjadi kebanggaan untuk Indonesia dan juga menjadi salah satu landmark untuk provinsi Sumatera Utara.


2. Bandara Sultan Aji Mahmud Sulaiman, Kalimantan Timur
Bandar Udara yang dulunya kita kenal dengan Bandara Sepinggan ini telah berganti nama. Bandara dengan luas 300 hektar ini akan menjadi bandara pertama yang memiliki mall di dalamnya, meskipun belum beroperasi.

Terminal baru yang di bangun berdasarkan konsep eco airport dengan menerapkan desain arsitektur kembali ke alam. Hal tersebut tampak dengan landscape hutan alam yang menghiasi dinding facade dan ventilasi atap bergelombang seperti ombak laut.


3. Bandara Soekarno Hatta, DKI Jakarta
Bandara Soekarno Hatta merupakan bandara utama internasional yang dimiliki Indonesia. Bandara yang terletak di ibukota DKI Jakarta, dengan nama presiden dan wakil presiden pertama kita yang juga proklamator kemerdekaan menjadi simbol keutamaan bandara ini. Bandara yang dirancang oleh arsitek Prancis Paul Andreau ini bergaya arsitektur lokal dengan kebun tropis di antara lounge tempat tunggu.

Sebagai salah satu bandara tersibuk di dunia, Bandara Soetta saat ini sedang menjalani proses renovasi dan perluasan. Kita tunggu saja, semoga Desain yang akan diresmikan sesuai dengan gambar yang selama ini kita lihat, hehe


4. Bandara Ngurah Rai, Bali
Sebagai salah satu tujuan wisata dunia, Bali juga memiliki bandara terbaik di Indonesia. Bandara yang terletak di selatan Bali, tepatnya di daerah Tuban, Kuta ini berjarak sekitar 13 Km dari Denpasar. Bandara Ngurah Rai menjadi salah satu dari 3 bandara tersibuk di Indonesia. Bandara ini menyajikan panorama alam pantai dan sunset di ruang tunggu keberangkatannya.


5. Bandara Sultan Hasanudin, Sulawesi Selatan

Bandara ini menjadi pintu gerbang udara untuk Indonesia bagian Timur. Bandara yang terletak sekitar 30 Km dari kota Makassar ini memadukan unsur lokal dan desain yang modern dengan langit-langit serta lampu yang cantik. Bagian atap dibuat bergelombang sebagai lambang semangat pelaut suku Bugis Makassar dan dominasi warna putih biru.(UNYuNewS)

Standar Keamanan Bandara


Bagaimanapun Tekhnologi Sangat berperan dalam perkembangan penerbanagan, Apalagi perkembangan tekhnologi yang begitu maju mau tak mau kebutuhan itu menjadi prioritas terpenting. demikian juga dengan tingkat kebutuhan terhadap keamanan dan keselamatan dibarengi dengan pelayanan prima.

Keamanan penerbang­an adalah fasilitas yang digunakan untuk pengamanan, baik yang berfungsi sebagai alat bantu personel pengamanan dalam melaksanakan pemeriksaan atau screening terhadap orang, kendaraan, maupun calon pe­numpang pesawat udara. Ka­bin, Bagasi, Mail, Kargo danlain-lain harus dibawa dengan cepat tanpa membuka kemas­an, dengan tujuan untuk mengidentifikasi senjata, bahan peledakatau explosive atau benda lainnya yang mungkin dapat digunakan untuk tujuan tindakan melawan hukum.

Hal terpenting dalam Pemeriksaan fisik adalah membuka kemasan hanya akan dilakukan terhadap barang bawaan yang diindikasi berisi benda yang membahayakan dalam penerbangan maupun peningkatan keamanan yang dilakukan oleh pihak bandar udara atau airline. Implementasi peralatan keamanan penerbangan merujuk pada prosedur dan insfrastruktur yang dirancang untuk mencegah masalah keamanan di ground maupun di atas pesawat terbang.

Di negara  maju, keamanan udara seluruhnya dipusatkan di bandar udara. Pengecualian pemeriksaan keamanan bisa dilakukan oleh maskapai jika airline yang bersangkutan perlu melakukan tambahan pemeriksaan keamanan untuk lebih menjamin bahwa semua yang masuk dalam pesawat dinyatakan SECURE.

Berikut beberapa 4 contoh peralatan keamanan penerbangan :

1. Peralatan X-ray

Peralatan yang digunakan untuk mendeteksi secara visual semua barang bawaan calon penumpang pesawat udara yang dapat membahayakan keselamatan penerbangan dengan cepat tanpa membuka kemasan barang tersebut. Peralatan X-ray dapat diklarifikasikan menurut fungsi dan kapasitasnya, yaitu;
  • X-ray Cabin
  • X-ray Baggage
  • X-ray Cargo dan Mail
2. Walk through metal detector

Peralatan detektor berupa pintu yang digunakan untuk mendeteksi semua barang bawaan yang berada dalam pakaian/badan karyawan yang bertugas di bandara dan atau calon penumpang pesawat udara yang terbuat dari metal dan dapat membayakan keselamatan penerbangan, seperti senjata api, senjata tajam dan benda lain yang sejenis.

3. CCTV (Closed Circuit Television)
Peralatan kamera yang digunakan untuk memantau situasi dan kondisi secara visual pada semua ruang/wilayah di lingkungan perkantoran dan atau di lingkungan terminal bandar udara dalam rangka pengamanan.
4. Explosive Detection System
Peralatan detektor yang digunakan untuk mendeteksi bahan peledak atau barang berbahaya lain yang mudah meledak dan dapat membahayakan keselamatan penerbangan, seperti bom dan bahan lain yang sejenis pada semua barang bawaan calon penum­pang pesawat udara.
Lihat juga Direktorat Perhubung­an Udara No 260 Tahun 2012 tentang Sertifikasi Peralatan Keamanan Penerbangan dan juga  Peraturan Direktur Jendral Perhubungan Udara No KP 482 Tahun 2012, tentang Lisensi Personel Fasilitas Keamanan Penerbangan.

Kamis, 15 Januari 2015

Ditemukan Kotak Hitam Air Asia

Para penyelam mengangkat kotak hitam kedua pesawat AirAsia yang jatuh dari dasar Laut Jawa, Selasa (13/1), memberikan alat-alat penting bagi para ahli untuk menentukan apa yang menyebabkan jatuhnya jet bernomor penerbangan 8501 itu.
Perekam suara kokpit dilepaskan dari bawah puing-puing yang berat dari sebuah sayap pesawat pada pagi hari dari kedalaman sekitar 30 meter, sehari setelah perekam data penerbangan pesawat itu diangkat, ujar Tonny Budiono, direktur navigasi laut di Kementerian Perhubungan.
Peralatan itu akan diterbangkan ke Jakarta untuk diunduh dan dianalisa dengan kotak yang satu lagi. Karena alat itu merekam dalam siklus dua jam, semua diskusi antara kapten dan ko-pilot seharusnya tersedia.
Pesawat itu menghilang dari radar 42 menit sejak terbang dari Surabaya ke Singapura pada 28 Desember. Ke-162 orang di dalamnya tewas, namun sejauh ini baru 48 jenazah yang ditemukan.

Perekam suara menangkap semua pembicaraan antara para pilot dan pengontrol lalu lintas udara, termasuk semua bunyi yang terdengar di kokpit, termasuk kemungkinan adanya bunyi alarm atau ledakan. Perekam data penerbangan menyimpan informasi mengenai posisi dan kondisi dari hampir semua bagian utama pesawat, termasuk ketinggian, kecepatan udara, arah, lontaran mesin, tingkat naik atau turunnya pesawat dan arah sudut pesawat.
"Ada sekitar 200 lebih parameter yang direkam. Hal itu akan memberi begitu banyak materi," ujar ahli penerbangan John Goglia, mantan anggota Badan Keselamatan Transportasi Nasional.
Para pencari juga sedang mencoba mencari bagian utama kabin pesawat, tempat banyak korban diperkirakan masih terperangkap di dalamnya.
Dekomposisi membuat identifikasi lebih sulit bagi para keluarga untuk menguburkan kerabat mereka.
"Saya masih yakin banyak korban yang terperangkap di sana, dan kita harus menemukannya," ujar Panglima TNI Jenderal Moeldoko. (AP)